[Project/Eaten or Season] Tart Cake

Tart Cake

KL-6378

Author: Kyurin
Length: Drabble
Cast: Shim Changmin, Kim Yeojin as you, Kang Hani
Genre: Hurt, Romance.
Rating: PG-15

Aku ingin kue tart.. Aku perlu kue tart..
Seorang gadis berambut hitam kecoklatan berlari sambil melirik semua café yang berada di sisi jalan dengan kacamata berwarna hitam berbingkai kotak. Bibir gadis itu sibuk mengucapkan kata ‘kue’ dengan suara lirih. Ini semua terjadi akibat kejadian kemarin, rutuk gadis itu. Kemarin ia memang memakan kue tart yang merupakan pemberian temannya, tapi sekarang ia menginginkan tart cake apapun. Ia ingin mencoba semua jenis tart cake. Gadis itu akhirnya berhenti pada salah satu café yang memiliki cake yang cukup menarik hatinya. Gadis itu memperhatikan satu persatu kue yang terpajang di counter. Jari telunjuknya meneliti satu persatu cake yang ingin ia makan. Gadis itu menegakkan badannya begitu mendapatkan apa yang ia inginkan.

“Aku ingin satu potong red velvet dan chocolate cheese cake.” Pinta gadis itu pada kasir.
“Ireumi?”
“Kim Yeonji”
“Silahkan duduk di tempat duduk, saya akan mengantarkannya.” Yeonji mengangguk lalu berlalu meninggalkan Counter dengan wajah yang mendadak lesu. Tanpa sengaja Yeonji menabrak seorang namja dan membuat buku – buku yang ia bawa terjatuh. Yeonji segera mengumpulkan buku – buku tersebut lalu memberikannya pada sang empunya buku.

“Yeonji.”Suara berat namja itu membuat Yeonji membeku. Yeonji memperhatikan wajah tersebut dengan teliti. Rahang yang tegas, bibir yang penuh, hidung mancung dan mata yang hangat. Jangan lupakan rambutnya yang berwarna coklat. Tampan adalah kata yang cukup untuk mendeskripsikan pria tersebut. Ia pernah melihat namja tersebut, tapi ia lupa siapa. Namja itu masih menatap Yeonji dengan penuh harap.
“Kim Yeonji, kau melupakanku? Aku, Changmin. Mantan pacarmu.” Senyum namja itu masih tetap hangat. Mulut Yeonji menganga lebar.

Deg.. Deg.. Deg..
Perasaan itu.. kembali lagi.
Gadis itu merutukki deadline manhwa yang membuatnya melupakan beberapa hal.
_ _ _ _ _
Changmin menatap Yeonji dengan penuh perhatian. Karena kini, gadis itu sudah sibuk dengan tart cake dan milkshake strawberrynya. Yeonji yang memang terkena insomnia tadi malam karena tart cake, terus menikmati cake miliknya. Tapi Changmin menahan satu tangan Yeonji yang tengah memegang garpu untuk meminta perhatian dari Yeonji. Akhirnya Yeonji meletakkan garpunya dan menatap Changmin.

“Aku senang melihatmu sehat. Setelah kita putus, kau benar – benar memutuskan semua hubunganmu denganku. Aku masih ingin berteman denganmu.” Yeonji tersenyum.
Kau berusaha membunuhku perlahan.
“Benarkah? Tapi aku tidak tertarik melakukannya. Bukankah aneh rasanya kalau setelah memiliki hubungan yang cukup dekat tiba – tiba harus merenggang? Lebih baik seperti kenalan saja kan?”
“Kau benar, tapi kau akan menjadi teman yang baik. Karena itu aku sangat menyayangkan kalau aku sampai kehilanganmu.” Changmin menggelengkan kepalanya.
“Aku sudah kehilanganmu sejak 1 tahun yang lalu.”

Deg.. Deg.. Deg..
Sialan.
Yeronji memegang garpu lalu memakan Strawberry di garpu tersebut. Lalu tanpa peduli dengan krim yang berada di sekitar mulutnya, Yeonji memakan cheese cake miliknya. Changmin yang memperhatikannya kembali tersenyum lembut.
“Kau masih seperti dulu. Cuek tapi manis.”Ucap Changmin lalu membersihkan bibir Yeonji dengan ibu jarinya. Lalu, membersihkan jarinya dengan tissue.Yeonji memerhatikan Changmin dengan mulut sedikit terbuka.

Deg.. Deg.. Deg..
Apa yang ingin ia lakukan denganku?
“Boleh aku meminta kontakmu? Jadi aku bisa menghubungimu.” Yeonji mengambil handphone miliknya. Changmin dan Yeonji menukar nomor handphone mereka. Setelah selesai, terdengar suara ketukan di kaca.

Tuk, Tuk. Tuk.
Yeonji dan Changmin menoleh ke jendela yang berada di sebela mereka. Terdapat seorang yeoja manis yang tengah tersenyum manis dari balik jendela. Yeonji kembali memperhatikan Changmin yang tersenyum sumringah melihat yeoja tersebut.
_ _ _ _ _
Aku berada di depan di depan café memerhatikan kedua orang yang tampak sangat dekat. Angin berhembus membuat rambutku berantakan. Aku menyampirkan rambutku ke belakang telinga lalu menundukkan kepalaku. Aku merasa terasing.

“Yeonji.”Panggil Changmin. Aku datang menghampirinya dengan senyuman tipis di wajahku. Changmin dan yeoja tersebut saling memperhatikan satu sama lain dengan tatapan yang penuh -kehangatan- cinta. Mungkinkah??
“Kenalkan, ini pacarku. Namanya Kang Hani.”
Hatiku patah, sama seperti saat kita putus.
Aku menatapnya sambil tersenyum.
“Annyeong. Aku Kang Hani, pacar Changmin.” Ucapnya lalu membungkukkan sedikit badannya.
“Annyeong, jeo neun Kim Yeojin… Teman namjachingumu.” Changmin menepuk pundakku.
“Aku ada urusan, aku pergi lebih dulu.” Aku mengangguk lalu tersenyum sambil melambaikan tanganku.
Kenapa dia melakukan ini padaku?
Mataku terasa panas. Kenapa aku menginginkanmu?

Kupikir, kau ingin kita bersama lagi, kau ingin kontakku karena membutuhkanku, Kau perhatian padaku karena kau masih mencintaiku. Aku menatap Tart cake yang berada dalam tas karton, air mataku menetes.
Aku mungkin akan kembali membenci tart cake. Aku berjalan menuju halte dan menemukan tong sampah di ujung halte. Aku membuang tas tersebut ke tong sampah. Duduk di halte sambil memandangi tong sampah tersebut.
Kue tart pembawa sial.

–THE END-

2 thoughts on “[Project/Eaten or Season] Tart Cake

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s